Golongan
darah merupakan salah satu dari taksonomi misterius dalam tubuh, yang
terdiri dari golongan darah A, B, AB dan O. Nah, studi mengungkapkan
bahwa masing-masing dari tipe tersebut memiliki pola kesehatan
masing-masing.
Oleh sebab itu, para ahli juga
berpendapat perbedaan tersebut membuat masing-masing tipe memiliki
risiko masalah kesehatan tersendiri.
1. Golongan darah AB: Gangguan memori
Riset
yang dilakukan oleh Dr Mary Cushman dari University of Vermont College
of Medicine, AS, menunjukkan bahwa orang dengan golongan darah AB lebih
mungkin untuk mengidap masalah berpikir dan memori dibandingkan dengan
kelompok golongan darah lainnya.
Dalam studi ini
mereka menganalisis data 30.000 warga AS berusia 45 tahun ke atas selama
tiga tahun. Setelah data dianalisis, sekitar 495 partisipan mengidap
masalah kemampuan kognitif seperti kemampuan berpikir dan memori.
Golongan darah 495 orang tersebut kemudian diperiksa dan dibandingkan
dengan 587 partisipan lainnya yang tidak mengalami gangguan kognitif.
Setelah
berbagai faktor partisipan disesuaikan seperti usia, ras, jenis kelamin
dan wilayah geografis, mereka yang memiliki golongan darah AB 82 persen
lebih mungkin untuk memiliki gangguan kemampuan berpikir dibandingkan
dengan golongan darah O yang lebih umum.
2. Golongan darah A, B dan AB: Kanker pankreas
Ilmuwan
mengatakan bahwa mereka dengan golongan darah O memiliki risiko yang
lebih rendah untuk kanker pankreas. Dalam penelitian yang dilakukan pada
Juli 2014 silam, ilmuwan dari University’s Cancer Center mengkaji kasus
spesies umum dari bakteri Helicobacter pylori atau H. pylori, yang
hidup dalam usus manusia.
Mereka menemukan bahwa
orang-orang dengan H. pylori secara bermakna lebih mungkin untuk
mengembangkan kanker pankreas. Nah, antigen A dan antigen B membantu
perkembangan bakteri tersebut. Tidak memiliki antigen pada permukaan sel
darah merah mereka, orang dengan golongan darah O memiliki risiko yang
lebih sedikit.
3. Golongan darah AB: Penyakit jantung
Hasil
penelitian para ahli dari Harvard School of Public Health di Boston
menunjukkan, golongan darah AB punya risiko sakit jantung 23 persen
lebih tinggi dibanding golongan darah O. Golongan B lebih tinggi 11
persen, sementara A lebih tinggi 5 persen.
Temuan
ini terungkap setelah para ahli melakukan pengamatan terhadap 62.000
perempuan selama 26 tahun dan 27.400 laki-laki dalam kurun waktu 24
tahun. Dari sekian banyak yang diamati, sedikitnya ada 2.500 orang yang
kemudian mengalami sakit jantung.
4. Golongan darah A: Stres
Peneliti
mengungkapkan bahwa orang dengan golongan darah A memiliki tingkat
hormon kortisol, yang merupakan hormon stres, lebih tinggi dibandingkan
yang lainnya. Orang dengan golongan darah A juga dilaporkan lebih cepat
cemas dan kesulitan dalam fokus menyelesaikan masalah.
Oleh
sebab itu, mereka disarankan untuk melakukan berbagai latihan yang
dapat mengurangi efek stres seperti yoga, joging atau senam aerobik
Selasa, 24 Februari 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Kalau Mau Komentar Yang Baik Ya :)
Menggunakan Kata2 Kasar Akan Saya Hapus !!